RSS

Awas Alquran Palsu!

30 Des

Adakah Alquran hanya dijaga oleh Allah? Dan ketika muhammad mati, apakah Alquran tidak pernah direvisi dan dimodifikasi? Ternyata tidak! Alquran telah dipalsukan oleh pengikut Muhammad sendiri. Sayangnya karena para antek Muhammad tidak cerdas sehingga mereka tidak sadar bahwa modifikasi atau revisi pada ayat Alquran yang mereka lakukan mudah terbongkar. Mari kita buktikan kesalahan historis yang fatal dalam Alquran:

Surat Al Israa ayat 1: Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. 

Berdasarkan sejarah Islam itu sendiri:

Konstruksi Umayyah
Masjid Al-Aqsa di sepanjang dinding selatan Bukit Bait Suci. Tidak diketahui secara tepat kapan Masjid Al-Aqsa pertama kali dibangun dan siapa yang memerintahkan pembangunannya, namun dapat dipastikan bahwa pembangunannya dilakukan di masa awal pemerintahan Umayyah di Palestina. Berdasarkan kesaksian Arculf, seorang biarawan Galia yang berziarah ke Palestina pada 679-82, sejarawan arsitektur Sir Archibal Creswell berpendapat bahwa Umar bin Khattab mungkin adalah orang yang pertama kali mendirikan bangunan persegi empat primitif berkapasitas 3.000 jamaah di suatu tempat di Al-Haram Asy-Syarif (Bukit Bait Suci).

http://id.wikipedia.org/wiki/Masjid_Al-Aqsa

Kesimpulan:
1. Antek-antek Muhammad lupa bahwa Masjidil Al-Aqsa belum dibangun ketika Muhammad sudah mati, Muhammad mati pada tahun 632, sedangkan mesjid Al-Aqsa baru dibangun tahun 679, berarti 47 tahun setelah Muhammad mati

2. Jelas surat Israa ayat 1 menyatakan dengan tegas dan terang menyebut Masjid Al-Aqsa, dongeng alquran menyatakan semua ayat alquran diturunkan kepada Muhammad ketika muhammad masih hidup, sedang ketika Muhammad hidup Masjid Al-Aqsa belum ada. Lantas apakah surat Al Israa ayat 1 difirmankan lewat Jibril setelah Muhammad mati dan “bangkit” kemudian mengumpulkan sahabat2nya yg sudah pada bermatian untuk menulis ayat tersebut?

3. Argumen yang rasional dan logis, adalah surat Al Israa ayat 1 ditambahkan setelah jaman pemerintahan Umayyah, di atas tahun 679, sekitar kurang lebih 47 tahun Alquran masih dalam proses “perampungan” oleh antek-antek Muhammad. Alquran sendiri terakhir diedit 1924 di Mesir yang sekarang menjadi standard Alquran yang dipegang umat Muslim.

Catatan: 
Para apologis muslim berasumsi liar (berimajinasi tingkat tinggi) bahwa walau mesjid Al-Aqsa belum dibangun waktu ayat tersebut turun, mesjid Al-Aqsa adalah semacam “kiasan” (lebih tepatnya “racauan”) mengenai cikal bakal DAERAH yang dimana adalah serambi Salomo. Jelas itu adalah suatu keabsurdan sebagaimana biasanya argumen dari apologis muslim. Untuk membenarkan suatu kebohongan, biasanya memang orang akan mengatakan kebohongan yang lain.

Tanggapan:
Tafsir al-Jalalayn (altafsir.com):

It set off carrying me until I reached the Holy House [of Jerusalem]. [There] I fastened the animal to the ring where the prophets fasten [their animals]. I then WENT IN and prayed two units INSIDE IT.

Tafsir Ibnu Katsir (qtafsir.com):

Then I ENTERED and prayed two Rak`ahs there, and came out.

Hadits yang mendasari tafsir-tafsir di atas:

Sejurus kemudian aku MASUK KE DALAM masjid dan mendirikan shalat sebanyak dua rakaat. (Sahih Muslim Kitab [2] Iman Bab 149, No. 234, lidwa.com)

Jelas sekali yang dimaksud dengan masjid di sini adalah sebuah BANGUNAN, bukan suatu daerah atau tempat.

Jadi kalau ada yang merasa Alquran itu belum diedit atau belum direvisi atau belum ditambah-tambahi oleh antek-antek Muhammad, itu berarti dia sendiri tidak paham sejarah Islam itu sendiri.

Menjadi muslim memang diharuskan dan diwajibkan untuk beriman secara membabi buta dan membunuh nalar jika hal tersebut menyangkut keabsurdan Alquran dan Islam.

About these ads
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 30, 2011 in Tentang Islam

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , ,

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: