RSS

Iman Ibrahim

13 Sep

Abraham atau Ibrahim dikenal oleh pengikut Tuhan Yesus sebagai Bapak orang berIMAN, sementara oleh pengikut Muhammad dikenal oleh IMANnya yang hanif. Riwayat Abraham pun tercatat baik di Alquran maupun di Alkitab. Salah satu kisah yang pasti semua orang tahu adalah ketika Tuhan memerintahkan Abraham untuk mengorbankan anaknya.

Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan Kami TEBUS anak itu dengan KORBAN YANG BESAR, (Qs 37:106-107)

Lalu Abraham menoleh dan melihat seekor DOMBA jantan di belakangnya, yang tanduknya tersangkut dalam belukar. Abraham mengambil domba itu, lalu mengorbankannya sebagai  KORBAN bakaran PENGGANTI anaknya. (Kejadian 22:13)

Dalam kisah Alkitab dan Alquran, Tuhan menetapkan Abraham untuk mengorbankan anaknya. Dan ketika Tuhan melihat IMAN Abraham pada Tuhan, Tuhan pun MENEBUS anak Abraham SUPAYA anak itu SELAMATTuhan pun mengirimkan KORBAN YANG BESAR sebagai TEBUSAN untuk  KESELAMATAN anak Abraham.

Kita, baik pengikut Tuhan Yesus dan Muhammad, mengaku sebagai orang yang mempunyai iman yang sama dengan Abraham. Oleh karena itu, kita bisa dibilang anak-anak Abraham secara iman/rohani karena kita memiliki IMAN yang sama dengan dia.

Maka, ketetapan Tuhan adalah kita, sama seperti anak Abraham, harus mati. Tapi Tuhan mengasihi kita dan tidak ingin kita mati. Oleh karena itu Tuhan telah mengirimkan KORBAN YANG MAHA BESAR sebagai TEBUSAN untuk KESELAMATAN anak-anak Abraham, yaitu kita. Kalau untuk satu anak Abraham, korbannya adalah korban yang besar, maka untuk anak-anak Abraham yang banyak ini, haruslah yang MAHA BESAR. Hanya Tuhanlah yang MAHA BESAR.

Apakah ini berarti Tuhan tidak bisa menyelamatkan anak Abraham tanpa korban? Ini tidak ada hubungan dengan kemahakuasaan Tuhan, ini berhubungan dengan ketetapan Tuhan. Kalau Tuhan sudah berketetapan, maka ketetapan itu harus terjadi. Tuhan adalah Tuhan yang konsisten dan Dia tidak akan membatalkan ketetapan-Nya begitu saja. Oleh karena itu, seperti anak Abraham, Tuhan telah berketetapan bahwa kita seharusnya mati karena dosa-dosa kita. Ketetapan sudah dijatuhkan dan itu harus dijalankan. Tapi Dia juga mengasihi kita, sehingga Tuhan mengirimkan KORBAN YANG MAHA BESAR sebagai TEBUSAN, yaitu Yesus Kristus. Yesus telah menggantikan posisi kita dalam hukuman dosa kita sehingga kita bisa beroleh hidup kekal jika kita percaya kepada-Nya. Demikianlah ketetapan dan kasih Tuhan berjalan beriringan.

Apakah yang menyelamatkan anak Abraham pada waktu itu? Amal baik kah? Sholatkah? atau IMAN? Cukup IMAN! Ya, anak Abraham diselamatkan bukan karena kebaikannya tetapi karena IMAN! Bukankah yang dicari adalah IMANSiapakah yang menyediakan TEBUSAN itu? Abrahamkah? Kitakah? Atau Tuhankah?

Abraham bersiap mengorbankan anaknya (kita), namun Tuhan mengirimkan domba (Yesus) untuk menebus anak Abraham (kita).

Abraham bersiap mengorbankan anaknya (kita), namun Tuhan mengirimkan domba (Yesus) untuk menebus anak Abraham (kita).

Nubuatan yang begitu indah!!! Terpujilah Tuhan untuk ketetapan-Nya dan kasih-Nya! Ikutilah IMAN Abraham. Dia tidak menolak tebusan yang Tuhan telah kirimkan! Yesus adalah korban Maha besar untuk kita, anak-anak Abraham. Janganlah tolak keselamatan dari Tuhan! Tuhan Yesus memberkati!

Jawab mereka kepada-Nya: “Bapa kami ialah Abraham.” Kata Yesus kepada mereka: “Jikalau sekiranya kamu anak-anak Abraham, tentulah kamu mengerjakan pekerjaan yang dikerjakan oleh Abraham.  (Yohanes 8:39)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 13, 2011 in Tentang Islam

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: