RSS

Siapa yang menebus dosamu?

18 Sep

Banyak Muslim yang keberatan dengan konsep penebusan dosa. Tapi mereka tidak menyadari bahwa Islam pun mengakui konsep yang sama, hanya saja dalam cara yang sedikit berbeda. Salah satu contoh yang paling jelas akan ditemukan dalam kisah Abraham yang mengorbankan salah seorang putranya:

Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan Kami TEBUS anak itu dengan KORBAN YANG BESAR, (37:106-107)

Saya pikir pertanyaan yang paling sering ditanyakan oleh umat Islam tentang salib adalah “Mengapa tidak Tuhan mengampuni saja? Mengapa perlu korban tebusan?”

Pertanyaan yang sama berlaku untuk ayat ini “Mengapa Allah harus menebus anak Abraham? Mengapa perlu korban?? Mengapa Allah tidak melepaskan anak Abraham begitu saja? Mengapa korban tebusan untuk anak Abraham haruslah KORBAN YANG BESAR?”

Jika Anda berpikir Quran hanya menyebut perihal korban tebusan di ayat itu saja, Anda salah besar. Islam tidak hanya mengajarkan tebusan memang DIBUTUHKAN tetapi bahkan mengaplikasiannya.

AMBILLAH ZAKAT DARI SEBAGIAN HARTA MEREKA, dengan zakat itu KAMU MEMBERSIHKAN DAN MENSUCIKAN MEREKA dan mendo’alah untuk mereka. Sesungguhnya do’a kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (9:103)

Ya, umat Islam dapat memberikan sebagian uang mereka untuk Muhammad dan Muhamamd dapat menggunakannya untuk mensucikan mereka. Pada dasarnya, Anda membayar UANG TEBUSAN untuk dosa-dosa Anda supaya dihapuskan. Dalam pengadilan duniawi, hal ini dikenal dengan istilah SUAP. Anda membayar sejumlah uang kepada hakim supaya Anda bisa lolos. Mungkinkah ini hanya trik (akal-akalan) Muhammad untuk mendapatkan lebih banyak uang saat itu? Namun, uang bukanlah satu-satunya cara untuk mendapatkan pengampunan, Anda juga bisa ‘mengorbankan’ diri Anda sendiri untuk mendapatkan pengampunan dosa.

(yaitu) kamu beriman kepada Allah dan RasulNya dan BERJIHAD DI JALAN ALLAH DENGAN HARTA DAN JIWAMU. Itulah yang lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui. NISCAYA ALLAH AKAN MENGAMPUNI DOSA-DOSAMU dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di dalam jannah ‘Adn. Itulah keberuntungan yang besar. (61:11-12)

Karena ayat ini, tidak mengherankan bahwa banyak umat Islam yang bersedia untuk melakukan bom bunuh diri untuk mendapatkan dosa-dosa mereka diampuni dan diijinkan masuk ke jannah. Hal ini bahkan lebih jelas dalam kisah Musa versi Islam:

Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya: “Hai kaumku, sesungguhnya kamu telah menganiaya dirimu sendiri karena kamu telah menjadikan anak lembu (sembahanmu), maka BERTAUBATLAH kepada Tuhan yang menjadikan kamu dan BUNUHLAH DIRIMU. Hal itu adalah lebih baik bagimu pada sisi Tuhan yang menjadikan kamu; MAKA ALLAH AKAN MENERIMA TAUBATMU. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.” (2:54)

Bunuh diri dianggap sebagai tindakan pertobatan bagi Allah dan Allah MEMERINTAHKAN hal ini. Bahkan, menurut tradisi, syafaat seorang martir adalah diterima untuk 70 anggota keluarga:

Dikisahkan ‘AbudDarda: Nabi (saw) berkata: syafaat martir akan diterima untuk anggota tujuh puluh keluarganya. (Abu Dawud 14:2516)

Sebagai kesimpulan, korban tebusan (atau lebih tepatnya penyuapan) dan pengorbanan diri untuk penebusan dosa adalah BUKANLAH konsep asing dalam Islam.

Jadi, jika ‘Allah’ menebus anak Abraham dengan KORBAN YANG BESAR, maka secara logis untuk menebus dosa-dosa dunia sepanjang masa akan membutuhkan KORBAN YANG JAUH LEBIH BESAR. Itu sebabnya untuk tebusan dosa sebesar ini, hanya Tuhan yang dapat mempersiapkan kurban MAHABESAR untuk membayar SEMUA DOSA DUNIA (tidak, Anda tidak dapat memberikan Tuhan sejumlah uang yang cukup untuk penghapusan dosa-dosa Anda). Tuhan yang Mahabesar sendiri menjadi tebusan bagi dosa dunia.

Dengan cara itu, karunia keselamatan siap bagi mereka yang bersedia untuk percaya pada Kristus yang telah memberikan pengorbanan di kayu salib. Jadi kita tidak perlu bunuh diri untuk pertobatan kita karena Kristus telah membuat pengorbanan besar. Sekarang kita dapat hidup bagi Kristus karena Yesus adalah kehidupan. Apakah Anda akan menolak korban yang sempurna dari Tuhan dan menawarkan korban Anda yang tidak sempurna itu di hadapan Tuhan yang sempurna?

Akan tetapi Tuhan menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. (Roma 5:8)

Allah ingin Anda mati untuk dia. Namun, Yesus telah mati untuk Anda supaya Anda beroleh hidup. Ini bukanlah keputusan yang sulit untuk diambil. Terimalah penebusan dosa Anda yang dari Yesus. Tuhan Yesus mengasihi Anda.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 18, 2011 in Tentang Islam

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: